RSS

Masalah service HTTP

Jika masalahnya service anda tidak dapat melakuka start saat kita akan menjalankan command ini
service httpd start atau /etc/init.d/httpd
dan saat kita mencari di log ternyata error-nya tidak tertulis di log. maka kemungkinan besar terjadi salah konfigurasi. cara untuk mengatasi hal tersebut dengan menggunakan
service httpd configtest
jika benar adanya maka akan tertulis dah apa yang sudah kita lakukan saat mengutak-atik http.

Kemudian misalkan saat setelah kita restart tapi ada message aneh seperti ini  Apache giving the error :Could not determine the server's fully qualified domain name. sebenarnya dengan error seperti itu service httpd kita sudah berjalan tapi jika ingin sapu bersih message-message aneh itu. kita lihat dulu nama domain kita di hosts
cat /etc/hosts
#misalkan
PC-dewe   127.0.0.1
PC-kantor 192.168.1.14
ktia bisa melakukan pengeditan di /etc/httpd/conf/httpd.conf cari dah yang ada tulisanya ServerName
vi /etc/httpd/conf/httpd.conf
ServerName PC-dewe
service httpd restart

Tips install using YUM

  • Install
    in this article i would like to write about the tips n trik using yum installation
    to install we can use
    yum -y install the_package_name
  • List Name Package
    to know the list name of package that we want to update or install. we can use this command
    yum list *ssh*
  • Update - Download Only
    but if we want to only download the package we need additional package plugins for yum. the name is yum plugins download only. install first in our system
    yum -y install yum-downloadonly
    after that we can do it with
    yum update httpd -y --downloadonly --downloaddir=/opt/repu_updateku
  • Remove
    if we want to remove, we can do with
    yum remove httpd

Version Application

  • Apache
    /usr/sbin/httpd -v
  • TOMCAT
    make sure $JAVA_HOME already set. caranya
    export JAVA_HOME=/lokasi your java sdk/
    cd /opt/tomcat/bin/ kemudian
    ./version.sh
  • COBOL
    echo $COBDIR
    cat $COBDIR/etc/cobopt 
    
  • Redhat Family
    cat /etc/system-release
  • Solaris system
    cat /etc/release
    patch that has been installed in the system
    showrev -p

Shell script

  • Sed
    untuk mendapatkan nilai line per line
    sed -n 2,2p filename
    mengartikan line ke dua saja yang diambil
  • Cut
    untuk mendapatkan karakter tertendu dari suatu record bisa menggunakan cut
    cut -f 3 -d":" filename
    mengartikan field yang ketiga dari pemotongan ":"
    cut -c1-6 filename
    mengartikan karakter 1-6
    cut -c1,6 filename
    mengartikan karakter 1 dan 6 saja
  • Grep
    grep "Found Match" filename | grep -v "0 bytes"
    mengartikan mencari kata yang ada Found Match tetapi kata 0 bytes tidak termasuk
    grep 't..k' filename
    mengartikan mencari kata yang depanya t dan belakangnya k sepanjang 4 huruf.
    grep -q 'kul' filename
    mengartikan quite, jika ada yang match berarti berniali 1 tapi jika tidak ada 0
    grep -i 'takul' filename
    mengartikan kata yang dicari tidak harus sensitif.
    grep -r 'kul' /opt/
    mencari kata kul dengan melakukan recrusive kedalam directory-directory
    grep -r -L 'kul' /opt/
    menampilkan list nama file yang tidak terdapat kata kul
    grep -r -l 'kul' /opt/
    menampilkan list nama file yang terdapat kata kul
    grep -r -H 'kul' /opt/
    menampilakn nama file dan kata yang telah didapat
    grep -r -l --exclude-dir="apache" --exclude-dir="senf" 'kul' /opt/
    menampilkan list nama file yang terdapat kata kul, selain di directory apache dan senf
    grep -r -l --exclude="httpd.conf" --exclude="senf.txt" 'kul' /opt/
    menampilkan list nama file yang terdapat kata kul, selain di file httpd.conf dan senf.txt
    Regular Expression
    grep 'gl..ys' file_pencarian
    akan menampilkan 6 karakter yang huruf depan adalah gl dan belakang adalah ys
    grep '^kan' file_pencarian
    akan menampilkan line yang line pertama adalah kan
    grep 'ng$' file_pencarian
    akan menampilkan line yang line terakhirnya adalah ng
    grep '^\.' file_pencarian
    akan menampilkan line yang line pertama adalah . \ digunakan untuk escape karakter
    grep -E '(aku|kamu)n' file_pencarian
    akan menampilakn akun atau kamun
    grep -E '[a-zA-Z]' file_pencarian
    akan menampilkan kata dari alphabetik baik kecil ataupun besar
    grep -E '[0-9]3' file_pencarian
    akan menampilan dua angka saja tapi diakhiri dengan angka 3
    grep -E 'c[oO]l' file_pencarian
    akan menampilkan kata col dan cOl
    grep -E 'co{1,2}l' file_pencarian
    akan menampilkan col atau cool
    grep -E '[0-9]{4}' file_pencarian
    akan menampilkan bilangan 4 angka dari 0-9
    grep -E '[0-9]{3,}' file_pencarian
    akan menampilkan bilangan dari 4 angka sampai seterusnya
    grep -E '\' file_pencarian
    akan menampilkan huruf yang didepanya b dua huruf dan belakangnya t tiga huruf saja.
    grep -E  '\bthe\b' file_pencarian
    akan menampilkan kata the saja tidak they atau other
    grep -E '1( |-|)a' file_pencarian
    akan menampilkan 1 a,1-a,dan 1a
    grep -E '([aiueo]).1' file_pencarian
    akan menampilkan axa,ixi dsb. 1 disana menyimbolkan pengulangan yang ada dalam kurung
    grep -E 'fo?l' file_pencarian
    akan menampilkan fl dan fol saja. melakukan pengulangan item zero dan sekali saja.
    grep -E 'fo*l' file_pencarian
    akan menampilkan fl,fol,fool, dst. melakukan kondsi pengulangan item zero atau lebih
    grep -E 'fo+l' file_pencarian
    akan menampilkan fol,fool,foool dst.melakukan kondisi pengulangan jika item ada atau lebih

Bluetooth Can't transfer file

Bluetooth merupakan teknologi yang sudah lama digunakan dalam melakukan pertukaran data. Bluetooth ini juga termasuk didalam jaringan PAN (Personal Area Network) jika dilihat dari jarak dalam melakukan hubungan dengan device lain.
Pernah saya mengalami masalah saat membantu teman saya dalam melakukan transfer data berupa file musik ke device androidnya. Saat melakukan transfer data tiba-tiba device android teman saya mengeluarkan alert can't send. setelah coba dicek kedalam message report dari bluetooth yang lebih detail "Can't connect with pair connection"
Kemudian saya mencoba untuk memutuskan pair connection dari masing-masing device android tersebut. kemudian saya bertanya. Device mana yang ingin melakukan transfer data, kita sebut saja Device A. Nah dari Device ini kita yang melakukan Scanning dari Device A untuk mencari Pair nya. Jika sudah connecting maka dari masing-masing device akan memberikan alert bahwa device xxx inging melakukan pair. Mau di Accept atau tidak. maka pilih Accept begitu juga dengan device sebaliknya. Maka pada tampilan android anda akan ada tampilan pair seperti ini
Jika sudah tersambung silahkan melakukan pengiriman data dari device A ke device B.

Setting Host-Only Virtualbox can Connect Internet

Dulu saya tidak pernah mengalami suatu masalah dengan namanya network jika menggunakan Virtualbox atau Vm lainya. akan tetapi suatu ketika saya bekerja dikantor yang baru. yang mana policy kantor tersebut mewajibkan untuk satu user satu ip. Karena metode yang saya gunakan dulu adalah bridge untuk koneksi dari komputer windows saya ke VM linux saya.
Dengan menggunakan metoda bridge mengartikan bahwa komputer VM kita juga akan mendapatkan IP yang sama dengan komputer domain kita. sehingga kita juga dapat mengakses komputer VM kita melalui network karena setara dengan komputer domain kita.
Nah akan tetapi, masalah saya sekarang komputer office hanya diberi satu ip. sedangkan saya ingin mengakses VM saya dari domain komputer saya dan VM saya dapat konek ke internet.
Jadi solusinya saya buat VM saya memiliki dua interface network dengan menjadikanya NAT dan Host Only. Kita setting Nat agar komputer kita dapat melakukan koneksi keluar(internet dan komputer tetangga domain) menggunakan IP VM. Jika kita menggunakan NAT saja kurang cukup karena kita hanya dapat melakukan koneksi ke network di luar saja. akan tetapi jika dari luar ingin melakukan koneksi ke vm kita maka kita melakukan konfigurasi tambahan yaitu dengan memanfaatkan feature port forwarding. Akan tetapi agar tidak ribet kita bisa menambahkan Host-only pada interface VM kita.
Host Only mengartikan bahwa VM kita hanya menjadi host dari komputer domain kita. Dengan kata lain komputer domain kita dapat akses ke VM kita dan begitu juga sebaliknya. Akan tetapi komputer VM kita tidak dapat diakses dari luar, makanya disebut host-only.

Untuk setting Interface-nya di Virutalbox Manager
1. jika sudah start OS Virtual kita., kebetulan OS yang saya gunakan adalah fedora
2. setting ip kita dengan benar, untuk interface eth0 kita gunakan menjadi NAT. Secara default Virtualbox sudah menyiapkan dhcp dan default gatewanya. kita dapat mencobanya dengan mengetikan
#dhclient eth0

3. setting default gateway
#route add default gw 10.0.2.2 dev eth0

4. coba test ping ke google atau komputer tetangga.
5. setting eth1 kita yang sudah kita set menjadi Host-only, virtual box sudah menyediakan range ip yang digunakan yaitu 192.168.56.2-192.168.56.254
#ifconfig eth1 192.168.56.101/24

6. coba kita test dari komputer domain kita ping ke 192.168.56.2

Selesailah komputer domain kita dapat mengakses Vm kita dan Vm kita dapat koneksi ke luar network

Rsync over SSH in Linux and Unix

Rsync merupakan suatu protokol atau metode dalam melakukan syncronisasi file melalui jaringan. Cara kerj rsync ini berdasarkan pengalaman(bukan teori) akan melakukan syncronisasi jika ada nilai dari MD5 yang telah tercipta itu berbeda. Maka proses sync akan berjalan. Tahap pertama adalah Download terlebih dahulu package sourcenya bisa diunduh di yang punya hajat (http://rsync.samba.org/ftp/rsync/) rsync-3.0.9.tar.gz
instalasi (linux) baik server maupun client -- menggunakan fedora
1. extract paketnya #tar -xzvf rsync-3.0.9.tar.gz 2. masuk kedalam directory rsync-3.0.9.tar.gz
# cd rsync-3.0.9.tar.gz
3. cek depedensi pakagenya
# ./configure --with-rsyncd-conf=/home/tri/rsyncd.conf
4. compile pakagenya
#make
5. install kedalam system menggunakan id root
#su && make install
Instalasi di (Unix) baik server maupun client -- menggunakan solaris
2. gunzip file rsync-3.0.9.tar.gz dengan cara
#gunzip rsync-3.0.9.tar.gz
3. kita extract menggunakan tar
#tar xvf rsync-3.0.9.tar
4. masuk kedalam directory
#cd rsync-3.0.9
5. configure dan cek depedencynya
# ./configure --with-rsyncd-conf=/home/tri/rsyncd.conf
6. compile rsync
#make
7. install in our system but we need root
#make install
pada tutorial ini saya akan melakukan transfer file menggunakan user biasa. bukan menggunakan root. sehingga langkah selanjutnya dalam pembuatan rsyncd.conf untuk konfigurasi rsync ada didalam home directory user. begitu juga dengan file exclude. file exclude merupakan list daftar path mana saja yang tidak ikut dalam syncronisasi. gunakan user biasa, di sisi server rsync
#cd
#touch rsyncd.conf
#su
#mkdir /opt/rsync-data/
#mkdir /opt/rsync-data/exclude
#chown -R tri:app /opt/rsync-data
#touch /opt/rsync-data/exclude/testing.exclude
#vi rsyncd.conf
log files = /var/log/rsyncd.log
pid files = /var/run/rsyncd.pid
use chroot = no
max connections = 2
strict modes = yes

[penting]
 path = /home/tri/doc
 exclude from = /opt/rsync-data/exclude/testing.exclude
 comment = Sync Document Testing
 read only = yes
 host allow = 192.168.0.100
 transfer logging = yes
 list = yes
#rsync --daemon
di sisi client rsync test to testing it can work or not, there is no error or not
#mdir /home/tri/rsync
# rsync –list-only –e ‘ssh -l ::penting
start to syncronise
# rsync -avzr --backup --backup-dir="backup/backup`date +%Y%m%d_%H%M%S`" --suffix=.`date +%Y%m%d_%H%M%S` -e ‘ssh -l ::target /home/tri/rsync
Note:
• Option “r” is to tell rsync to recursively sync the directory
• Option “z” is to tell rsync to allow compression during transfer
• Option “v” is to verbose the process
• Option “a” is to archive
• Option “backup” tells rsync to backup before modified
• Option “backup-dir” is to defined where will the backup stored
• Option “suffix” is to defined additional tag in case modified more than 1 in a day
setelah kita coba, jika sudah berhasil maka kita akan diminta untuk memasukan password. namun kita juga bisa men set tanpa harus melakukan insert password setiap kali kita melakukan syncronize. client 1.create ssh key di client
#ssh-keygen -t rsa
2.copy ssh key ke server utama
#scp .ssh/id_rsa.pub @:.ssh
server 1. login menggunakan user yang tadi sudah dikirmkan id_rsa.pub
#cd .ssh/
#cat id_rsa.pub >> authorizhed_keys
testing coba login ke server utama dari client menggunakan username yang tadi kita kirimin id_rsa.pub
#ssh @
jika tidak meminta password berarti berhasil, dan silahkan untuk mencoba melakukan sync tanpa berkali2 memasukan password.
Please copy and share it, if it helps you
 
Copyright 2009 My Note All rights reserved.
Free Blogger Templates by DeluxeTemplates.net
Wordpress Theme by EZwpthemes
Blogger Templates